Tuesday, 24 December 2013

KUMPULAN CERPEN BESERTA UNSUR INSTRINSIK

KUMPULAN CERPEN 
BESERTA UNSUR INSTRINSIK


  
DISUSUN OLEH : 


NAMA       : HELDYA NOYULISTIANI
KELAS     : IX-C
 
 

SMP NEGERI 1 MANTUP 
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
 KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan Kliping  yang berjudul “Cerpen dan unsur intrinsik”.
Penulisan Kliping ini  merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Mantup.
Dalam Penulisan Kliping ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan Kliping  ini.
Dalam penulisan Kliping ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga  kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan Tugas ini, khususnya kepada Bu Hepi yang telah membimbing kami dan rekan-rekan yang telah memberi motivasi kepada kami.
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

Mantup,   September 2013
Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar belakang
Cerpen merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif.Cerita yang cenderung padat dan langsung pada tujuannya di bandingkan karya fiksi yang lebih panjang. 

1.2    Tujuan
Secara terperinci tujuan pembentukan kliping cerpen ini adalah sebagai berikut:
A.       Agar siswa dapat mengetahui contoh-contoh cerpen beserta unsur instrinsiknya
B.       Memenuhi tugas bahasa Indonesia



Cerpen 1

SAHABAT KEHIDUPAN

Di pagi ini suasana sangat berbeda, tak seperti pagi-pagi yang sebelumnya ku lalui dengan senyuman nama ku eka di dalam suatu keluarga ku  yang utuh yang saling mengisi kisah-kisah indah di dalamnya. Yah, pagi ini aku baru saja kehilangan dari salah satu anggota keluarga ku, yaitu seorang Ayah. Tepat sekitar pukul 05:00 ayah ku bernama pak seno pagi tadi beliau telah dipanggil olah Yang Maha Kuasa. Pagi ini menjadi pagi terakhir ku untuk menatap sesosok sahabat bagi ku yang hampir setiap saat selalu menemani dan bisa menjadi inspirasi ku untuk menjalani kehidupan ini.
Ayahku meninggal karena sakit keras yang sudah lama menyiksa dirinya. Tetapi sebelum ajal menjemputnya ia selalu terlihat tersenyum di depan anak-anaknya dan keluarganya. Terlihat dari senyumnya itu ia tidak terlihat sakit. Memang Ayah ku menjadi sosok yang hebat bagi keluarga. Aku harus bisa mencontoh kehebatan sesosok Ayah yang tiap hari harus memikul beban untuk menafkahi keluarganya. Yah, di sini aku menjadi sesosok kakak bagi adik-adik ku, sebelum meninggal juga Ayah selalu berpesan pada ku, agar aku bisa menjadi seorang yang tegar yang mampu menghadapi masalah kehidupan yang sangat keras. Dulu Ayah pernah berpesan agar aku belajar untuk menjadi lebih dewasa karena apabila dirinya telah tiada maka aku yang akan menggantikan dirinya di dalam keluarga ini. Di depan jasadnya pula aku setia di sampingnya untuk menjaga sebelum ia di pindahkan ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Tidak henti-hentinya aku selalu berdoa untuknya walaupun terus saja air mata mengucur dari kedua mata ku, sambil aku selalu mengingat kenangan indah bersamanya. Terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang di bacakan untuk mengantarkan kepergian Ayah ku, dan juga tak berhenti-hentinya orang-orang dan rangkaian bunga yang datang untuk memberikan rasa berduka cita kepada keluarga ku. Di luar rumah juga sudah ramai orang-orang sedang mempersiapkan untuk acara penguburan siang nanti. Bendera warna kuning telah terpajang di sana-sini.
Tak luput dari itu semua kini yang di butuhkan oleh Ayah ku bukan rangkaian bunga, bukan rasa duka cita dari orang lain, dan juga bukan tangisan dari orang lain, tetapi yang dibutuhkan hanyalah doa seorang anak untuknya. Doa itulah yang akan mengantarkannya di tempat yang sangat indah di alam sana. Maka dari itu aku harus tegar dan terus berdoa untuknya. Tiba-tiba saja adikku yang baru berusia 3 tahun datang pada ku, mungkin dia salah satu keluarga ku yang tidak merasakan kesedihan, karena dia belum mengerti apa-apa. Pada saat orang-orang yang lain larut dalam kesedihan, dari tadi dia hanya sibuk dengan mainan mobil-mobilannya. Tiba-tiba saja dengan lugunya dia bertanya pada ku. “Kak, ko di rumah banyak orang siihhh ??”  
ku pun hanya diam tanpa kata-kata, dan dia pun kembali bertanya pada ku.
“Kak, Ayah lagi tidur yahh ??”
“Iya itu Ayah lagi tidur”
“Kenapa ga di bangunin ajh kak, kan lagi banyak orang di rumah”
“Jangan, mungkin Ayah lagi kecapean kan kemaren Ayah baru ajh dari rumah sakit”
Oh iya, yaudah deh biarin Ayah tidur ajh entar kalo Ayah udah bangun panggil aku yah kak ! aku mau mainan sama Ayah” Begitulah yang hanya aku bisa sampaikan kepada adikku, aku tidak bisa mengatakan yang sesungguhnya bahwa Ayah akan pergi selamanya dan tidak akan mungkin bisa kembali lagi bersama-sama dengan kita, karena dia belum mengerti apa-apa.
Tibalah saatnya prosesi pemakaman yang sebelumnya jasad ayah ku telah di mandikan dan di sholatkan. Setibanya di kuburan, di sana sudah banyak orang-orang yang menunggu. Telah di siapkan juga kuburan berukuran 2 x 1,5 m untuk tempat peristirahatan terakhir Ayah ku. Aku pun teringan petuah yang dulu Ayah berikan pada ku. Bahwa janganlah kita selalu mementingkan kepentingan duniwi, karena kelak kita akan mengalami kehidupan setelah di dunia ini yaitu kehidupan di akhirat. Sebesar apapun rumah yang kita miliki nantinya kita akan menghuni tempat yang terbuat dari tanah berukuran 2 x 1,5 m, sebagus apapun baju yang kita kenakan di dunia, maka baju yang paling layak di gunakan di tempat peristirahatan yang terakhir hanyalah kain kafan berwarna putih yang membalut tubuh kita.
Ayah selalu memberikan nasihat-nasihat yang sangat bermanfaat untukku sewaktu dia masih hidup, kini aku yang harus menggantikannya dengan memberikan nasihat-nasihat kepada adik ku. Aku selalu bersyukur kepada Tuhan, karena ia telah memberikan malaikat yang begitu sempurna yang memberikan keindahan dalam hidup ku yaitu sesosok Ayah. Terimakasih Tuhan ! Ayah, di tempat ini sebagai tempat kita terakhir bertemu semoga apa yang dulu Ayah selalu berikan padaku sejak aku kecil selalu bermanfaat dalam hidup ku. Kini aku yang akan menggantikan dirimu, aku akan menjaga keluarga ini semampu ku. Aku juga akan mencoba menjadi seorang yang tegar seperti mu, aku juga ingin menjadi yg terbaik bagimu. Kenangan-kenangan indah yang ku lalui bersama mu akan selalu aku ingat. Kata-kata yang keluar dari bibir mu menjadi pelajaran bagi ku. Selamat tinggal ayah aku akan selalu mengirimkan doa untuk mu kapan pun dan di mana pun. Dalam hidup kau selalu menjadi Sahabat Kehidupan bagi ku, walaupun raga mu sudah tiada tetapi kasih sayang mu yang kau berikan selalu akan hidup dalam keluarga ini. Aku selalu berharap suatu saat kita akan bertemu di suatu tempat yang sangat indah yaitu di surga.
THE END

Download File Doc

Kliping PKN Tentang Globalisasi Bagi Bangsa Indonesia



KLIPING PKn
“Globalisasi Bagi Bangsa Indonesia”






Disusun oleh :
Nama : ………………
Kelas : IXA
No. Absen : 18


SMP NEGERI 1 MANTUP
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hidayahnya sehingga kelompok saya dapat menyelesaikan penyusunan kliping berjudul “Globalisasi Bagi Bangsa Indonesia" ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga kliping ini dapat dipergunakan sebagai salah satu media pembelajaran.
Harapan saya semoga kliping ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi kliping ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Kliping ini saya akui masih banyak kekurangan karena . Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan kliping ini.

Mantup,   Desember 2013



PEMBAHASAN

A.    Proses Lahirnya Globalisasi
Titik awal lahirnya globalisasi, dimulai dengan ditemukannya alat komunikasi dan transportasi modern, seperti telepon,telegrap, radio, televisi, maupun mobil di akhir abad 19, sehingga hal ini memudahkan manusia untuk bergerak, menyampaikan informasi atau sebaliknya dari satu tempat ke tempat lainnya. Ditambah dengan penemuan pesawat terbang, penggunaan satelit komunikasi dan internet untuk mengakses peristiwa di seluruh dunia, maka proses globalisasi berjalan semakin cepat. Terjadilah kontak lansung antar bangsa-bangsa di dunia. Akibatnya tata nilai sosial budaya dari suatu bangsa akan terbawa atau saling mempengaruhi terhadap bangsa lain, tak mungkin dapat dibendung lagi. Inilah yang dinamakan era globalisasi.

B.     Pengertian Globalisasi
Menurut asal katanya, kata “Globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi sebenarnya belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

C.    Faktor Pendorong Globalisasi
Terjadinya globalisasi dipengaruhi beberapa factor-faktor sebagai berikut :
a. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang menhasilkan alat-alt komunikasi dan transportasi yang semakin canggih menimbulkan moblitas dalam berbagai bidang kehidupan manusia yang semakin cepat. Adanya setelit, handphone, internet maupun pesawat terbang mempercepat mendapatkan informasi lebih mudah.
b. Terbukanya system perekonomian negara
Adanya perdagangan bebas baik dalam bidang perdangan, produksi maupun investasi keuangan telah memaksa tiap negara untuk menerima dan memasarkan produknya ke semua negara di dunia tanpa ada lagi proteksi dari negara sehingga nanti produk-produk negara lain akan mudah di dapat. Ketergantungan antar negara dalam pembuatan, distribusi sampai pemasaran akan semakin kuat.
c. Liberalisme keuangan internasional
Mengglobalnya keuangan dunia sangat terkait dengan perdagangan dunia yang menimbulkan saling ketergantungan dalam sisitem perekonomian dan keuangan antar negara.  Pemilik modal besar, setiap saat dapat memainkan modalnya dari negara satu ke negara lainnya, sehingga dapat menimbulkan krisis bagi negara yang modalnya diambil oleh investor. Contohnya di negara Indonesia krisis moneter pada tahun 1997.
d. Dorongan untuk perpindahan antar negara
Semakin besarnya keinginan penduduk dunia untuk melakukan perjalanan atau traveling ke luar negara karena di dorong oleh keperluan bisnis dan keperluan lainnya. Hal ini akan mengundang para investor dari negara lain untuk menanamkan modalnya di negara yang sedang berkembang tersebut. Akhirnya mereka tidak lagi dianggap sebagai orang asing oleh penduduk asli dan diterima dengan baik di dalam pergaulan sehari-hari.

File Lengkapnya silahkan Download Disini 


Harapan semoga kliping ini dapat membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca....

KLIPING TENTANG DISKRIMINASI



DISKRIMINASI

1. Pengertian Diskriminasi
Secara bahasa diskriminasi berasal dari bahasa inggris “Discriminate” yang berarti membedakan. Dan dalam bahasa Arab istilah Diskriminasi di kenal dengan Al-Muhabbah ( المحا با ة ) yang artinya membedakan kasih antara satu dengan yang lain atau pilih kasih. Kosa kata Discriminate ini kemudian diadopsi menjadi kosa kata bahasa Indonesia “Diskriminasi” yaitu suatu sikap yang membeda-bedakan orang lain berdasarkan suku, agama, ras, dan lain sebagainya.
Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak pernah melihat kepada tubuh-mu, atau parasmu , akan tetapi Dia melihat kepada hatidan kelakuanmu.”
Menurut sudut pandang sosiologi, sampai kapanpun setiap menginginkan adanya kebersamaan, bersatu, dan terpadu, keinginan ini didasarkan pada prinsip:
1.    Benar salah: apabila prinsip benar salah ini menjadikan seseorang tidak bias sembarangan bertindak atau melakukan sesuatu sekehendak hatinya sendiri. Tindakan manusia yang dapat dibenarkan manusia adalah tindakan yang dilakukan seseorang sesuai dengan norma yang berlaku.
2.    Pengungkapan perasaan kebersamaan : pengungkapan perasaan ini terwujud dalam bentuk, seperti perkumpulan, kekerabatan, keluarga, suku, bangsa , organisasi, Negara, dan badan-badan internasional.
3.    Keyakinan diri, dan keberadaan : perasaan keyakinan diri yang dimiliki oleh manusia mampu memberikan kepercayaan dan rasa aman bagi dirinya, sehingga tidak menganggap unsure lain diluar dirinya sebagai sesuatu yang berbahaya, maupun ancaman yang perlu dihindari.
4.    Pengungkapan estetika dan keindahan: manusia dalam hidupnya memerlukan kebutuhan batin atau kejiwaan manusia. Pengungkapan estetika adalah manivestasi kebutuhan batiniah sebagai makluk berfikir dan bermoral.
Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliranpolitik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.

Diskriminasi dibagi menjadi 2 yaitu:
1.    Diskriminasi langsung. Terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
Diskriminasi tidak langsung. Terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan

Untuk File Lengkapnya Silahkan Download Disini

Saturday, 7 December 2013